275 Mahasiswa FAI UMJ Ikuti Pembekalan Praktikum Penelitian

FAI UMJ

275 Mahasiswa FAI UMJ Ikuti Pembekalan Praktikum Penelitian

FAI UMJ – Selasa (24/05/2022), FAI UMJ menggelar pembekalan praktikum penelitian dengan mengusung tema “Praktikum Penelitian untuk Skripsi yang Berkualitas” di aula FEB UMJ dan aula FAI UMJ. Kegiatan ini diikuti oleh 275 mahasiswa FAI UMJ dari 6 (enam) program studi dan terbagi ke dalam 30 kelompok dengan 30 dosen pembimbing. Kegiatan penunjang kualitas penelitian skripsi ini menghadirkan Guru Besar UNJ Prof. Dr. M. S. Sumantri, M.Pd., sebagai narasumber.

Menurut Ketua Pelaksana Anis Setianti, M.Pd., kegiatan ini merupakan kali pertama FAI UMJ mengadakan kegiatan secara luring (offline) sejak awal pandemi. Perihal proposal penelitian, Anis Setianti mengatakan bahwa proposal praktikum kali ini berbeda dengan sebelumnya dimana kali ini wajib menggunakan citasi mendeley. “Nanti akan ada pelatihan tentang citasi ini,” katanya menambahkan.

Antusiasme Mahasiswa Ikuti Pembekalan (Dok. FAI UMJ)

Sebagai fakultas keislaman, penelitian mestinya telah menjadi tradisi. Hal mana telah dilakukan selama beberapa abad sebelumnya dimana para ilmuan muslim terbiasa dengan penelitian. Untuk itu, penelitian bagi umat Islam sebenarnya bukan hal yang baru.

Hal tersebut sebagaimana ditegaskan Dekan FAI UMJ Dr. Sopa dalam sambutannya.

“Pada kesempatan ini kita mempersiapkan itu. Sebelum menjadi peneliti, praktikum ini akan melatih dan mempersiapkan anda semua,” ujar dekan kepada para peserta.

Dekan berharap agar praktikum ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dan tepat waktu. “Karena kelulusan tepat waktu sebagai salah satu penilaian (borang akreditasi, red.). Apalagi prinsip dalam Islam kita tidak boleh menyia-nyiakan waktu,” demikian pesan dekan.

Selain itu, dekan juga menargetkan agar untuk lulusan S1 (strata satu) dan seterusnya untuk memiliki publikasi di jurnal ilmiah. “Ini akan kami terapkan secara bertahap,” tambahnya.

Dekan juga memberi motivasi agar tidak mudah patah arang saat menjalani proses penulisan karya ilmiah. Dekan mengatakan bahwa dalam penulisan karya ilmiah, berkali-kali direvisi itu hal biasa. Ia juga berharap untuk mahasiswa supaya proaktif dan dalam prosesnya akan difasilitasi dosen pembimbing.

“Penelitian itu bukan masalah gampang atau sulit, tapi pilih tema sesuai dengan minat kita atau sesuai dengan yang kita suka karena hal itu akan menimbulkan antusiasme, energi dan kesulitan dilihat sebagai tantangan bukan batu sandungan,” demikian dekan memberikan trik dan motivasi.

Sebagai penutup, dekan menggarisbawahi bahwa dengan praktikum ini diharapkan penyelesaian studi jadi lebih cepat juga diharapkan para dosen dan mahasiswa memiliki publikasi di jurnal ilmiah dan lebih berkualitas. (AM/FAI UMJ)

Leave a Reply

Your email address will not be published.